Training HR
By July 13, 2017 0 Comments

Analisa Beban Kerja

Analisa Beban Kerja

Jakarta | 27 – 28 Juli 2017 | Rp 3.750.000 per peserta
Jakarta | 10 – 11 Agustus 2017 | Rp 3.750.000 per peserta
Jakarta | 26 – 27 September 2017 | Rp 3.750.000 per peserta

 


Mengapa Perlu Analisa Beban Kerja

  • Masalah efisiensi dan efektivitas kerja pegawai.
  • Jumlah pegawai yang belum optimal.
  • Masalah kejelasan rancangan job description
  • Masalah kebutuhan optimal SDM sejalan dengan perkembangan bisnis yang ada.

Beban kerja yaitu jumlah tugas-tugas yang ada dalam sebuah pekerjaan atau sebuah unit kerja yang diselesaikan dalam periode waktu tertentu dibandingkan dengan standar waktu yang ditetapkan perusahaan (Haryanto,2004)

Workload is work that a person expected to do in a specified time (Dictionary Internet).

Workload is the amount of work assigned to a person or a group, and that is be done in a particular period (Dictionary Internet).

Workload is the amount of labor hours required to carry out specified maintenance tasks (Dictionary Internet)

Dalam definisi-definisi tersebut diatas bisa disimpul-kan terdapat:

  1. Aspek Tugas-tugas yang harus dikerjakan seorang pemegang jabatan atau sejumlah orang dalam unit kerja.
  2. Aspek Waktu yang digunakan untuk mengerja-kan serangkaian tugas-tugas tersebut.

 

Metode Pengukuran Waktu

Tokohnya FW.Taylor (100 tahun yl) melakukan riset untuk mengukur dampak lamanya waktu kerja,lamanya istirahat, dan frekwensi waktu istirahat terhadap produktivitas kerja. Membandingkan beberapa cara kerja untuk menentukan waktu kerja yang paling efisien.

Bertujuan: sistem upah perangsang, penentuan jumlah pekerja, dan selanjutnya untuk evaluasi jumlah SDM yang optimal.

 

Kelompok Beban Kerja

Beban Kerja Unit (BKU): Total waktu yang digunakan untuk menyelesaikan seluruh TUGAS-TUGAS POKOK yang ada dalam suatu Unit Kerja.

Beban Kerja Jabatan ( BKJ ):Total waktu yang digunakan untuk menyelesaikan seluruh TUGAS-TUGAS POKOK pada sebuah Jabatan

Beban Kerja Individu (BKI): Total waktu yang digunakan untuk menyelesaikan seluruh TUGAS POKOK, TUGAS TAMBAHAN, TUGAS LAIN yang dikerjakan oleh seorang pemegang dari suatu jabatan

DAMPAK PERHITUNGAN BKJ

  • Memprediksi jumlah SDM yang optimal untuk sebuah Unit Kerja.
  • Meninjau ulang struktur organisasi,job description, sisdur kerja-SOP
  • Bila BKI dalam sebuah Unit kerja lebih besar daripada BKJnya pasti terdapat tugas-tugas tambahan/tugas lain yang masih dilaksanakan pemegang jabatan.
  • Bila jadi Tugas-tugas tambahan dan Tugas lain bisa dikaji ulang untuk dijadikan Tugas Pokok pada jabatan yang baru.
  • Bila BKI/BKJ level pimpinan > dengan BKI/BKJ level pelaksana berarti : kurang ada delegasi tugas,pemegang jabatan kurang kompeten.
  • Bila BKJ dari seorang individu > dengan BKJ Standart berarti: Tugas pokok berlebih,kurang kompeten,kurang motivasi.
  • Bila BKI/BKJ dari seseorang individu < dengan BKJ/BKI Standart berarti: Tugas pokok sedikit sangat trampil.

 

Metode

Menggunakan pendekatan orang dewasa, mengedepankan porsi praktek lebih banyak daripada teori. Praktek akan dilakukan di dalam berupa aktivitas games, simulasi, role-play dan lain-lain

 

Facilitator

Asri Novita, Msi

 

Tempat

Di Hotel Sekitar Pancoran, Jaksel

 

Investasi

Rp 3.750.000

 

Formulir Permintaaan Informasi Lanjutan / Pra-Pendaftaran Public Training
  1. INFORMATION OPTIONS
  2. (required)
  3. (required)
  4. PERSONAL DATA
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. PRE REGISTRATION DATA (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. MESSAGE FOR TRAINING PROVIDER
 

cforms contact form by delicious:days

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • TwitThis
  • Facebook
  • LinkedIn
  • MySpace
  • YahooBuzz
  • Y!GG
  • Webnews
  • Digg
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Technorati
  • YahooMyWeb

About the Author:

Post a Comment